Dampak Panjang Virus Corona Bagi Kesehatan Tubuh



wkindo.com - Virus corona pandemi terus menghantui dunia. Sampai saat ini, kasus positif virus corona masih mengalami lonjakan. Meski begitu, banyak pasien yang telah dinyatakan sembuh. Namun, banyak korban yang meninggal akibat virus corona.

Ternyata, masih ada beberapa informasi yang hilang mengenai kesehatan jangka panjang untuk pasien Covid-19. Halodoc dikumpulkan dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), Rabu (2020/04/15), menyusul dampak dari panjang virus corona untuk kesehatan.

Dampak panjang pada pasien bergejala Ringan

Menurut ABC News, setidaknya sekitar 80% dari kasus virus corona di China masih relatif ringan. Profesor patologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Chicago, Shu-Yuan Xiao, menegaskan mayoritas pasien dengan penyakit ringan dapat pulih segera.

Sementara itu, pasien dengan penyakit yang lebih parah tapi masih pulih tanpa ventilator juga tidak menimbulkan dampak jangka panjang. Sementara itu, udara 16-20% dari pasien memerlukan gejala ICU, sulit untuk memprediksi efek jangka panjang.

Dampak panjang Corona Virus di Paru

cerita yang berbeda jika pasien yang memiliki ventilator dan ke unit perawatan intensif. virus corona pasien mungkin akan mengalami kerusakan paru-parunya. Tidak hanya itu, mereka juga akan mengembangkan sindrom gangguan pernapasan akut.

Biasanya, kondisi paru-paru pasien akan memiliki banyak cairan terakumulasi di kantung udara dari paru-paru. Jika Anda melihat kembali ketika SARS dan Mers, sejumlah pasien mampu berkembang menjadi fibrosis paru. Namun, masih perlu dikaji dan diteliti kembali lebih lanjut.

Konsekuensi umum pada Pasien dengan Penyakit Pernafasan Menurut Journal of American Medical Association, 10% dari 138 pasien dirawat di ICU Wuhan akhirnya beralih menggunakan extracorporeal mesin oksigenasi membran (ECMO). Mesin ini bertujuan untuk berdarah dari dalam, mengoksidasi dan kemudian kembali ke tubuh.

Terdengar mengerikan memang, tetapi ini adalah konsekuensi umum untuk pasien dengan penyakit pernapasan. Selain itu, ini juga merupakan dampak jangka panjang bagi mereka yang tidak pernah pergi ke ICU.

Butuh beberapa bulan untuk Jadilah Sembuh total..?

Peluncuran Halodoc, untuk pasien yang menggunakan ventilator mekanik mereka mungkin perlu beberapa bulan sampai satu tahun untuk dapat benar-benar membuat pemulihan penuh. Terutama dalam fungsi paru-paru mereka.

Meski begitu, menekankan kembali jika mereka mengambil serangkaian penelitian lebih lanjut. Selain itu, dampak jangka panjang pada pasien yang telah sembuh virus corona. Entah itu dampak selama berbulan-bulan sampai bertahun-tahun.

Jangka Panjang Dampak Jantung

Selain paru-paru, pasien yang telah sembuh virus corona memiliki risiko efek jangka panjang pada jantung. Sebuah studi yang dilakukan di Wuhan, 20% dari pasien Covid-19 dirawat di rumah sakit kerusakan jantung yang diderita.

Ini adalah salah satu alasan yang sering dikaitkan dengan risiko tinggi kematian di rumah sakit. Data awal dari China juga menunjukkan pasien virus corona memiliki peningkatan risiko masalah jantung.

Penyakit Parah Dapat Memicu Jantung

Seperti sebelumnya, masih perlu dikaji dan diteliti lebih dalam kembali. Karena, masih belum jelas apakah munculnya masalah jantung pada pasien Covid-19 yang disebabkan oleh virus itu sendiri.

Holodoc meluncuran sejumlah penyakit berat dengan berbagai jenis juga mampu memicu masalah dalam kinerja jantung. Dr Robert Bonow, profesor kardiologi Fakultas Kedokteran Universitas Northwestern memaparkan, pasien pneumonia yang sekarat sekalipun akhirnya akan meninggal dunia akibat henti jantung.

Oleh karena itu, mereka tidak mendapatkan suplai oksigen yang cukup untuk tubuh. Dengan demikian, kinerja organ-organ dalam tubuh menjadi terganggu dan kemudian menyebabkan kematian.


Recycle dan Spinner : wkindo.com
Wahuy Chan
Wahuy Chan Selamat datang di blog admin, blog yang digunakan oleh admin untuk berbagi pengetahuan dan beberapa informasi lainnya yang kadang nggak ada manfaatnya awokwokwok. Stay Smile Breh

No comments for "Dampak Panjang Virus Corona Bagi Kesehatan Tubuh"